Rabu, 08 Oktober 2014

Ketidakpedulianku, adalah caraku mencintaimu.


Waktu yang terus bergulir, biarlah ia menjadi saksi atas keheningan ini. Mengacuhkan mu dengan berbagai alasan. Membiarkan mu dengan harapan, jangan pedulikan aku lagi.

Disini ku terdiam, dalam lorong hati yang selalu berharap agar jangan menyapaku sampai Allah mempersatukan kita. Jangan pernah beranggap, bahwa aku tidak pernah mencintaimu justru acuh ku adalah tanda cinta padamu. Semua itu kulakukan agar terjaga ifahmu dan terjaga pula kehormatanku, demi kebaikan kita bersama.

Mungkin engkau agak sedikit jengkel saat smsmu tak terbalas dan telfonmu tak terjawab, tapi ketahuilah kejengkelan itu akan hilang seiring berjalannya sang waktu. Percayalah, semua ini kulakukan demi menjagamu dan menjaga diriku dari siksa api neraka.

            Diamku, bukan berarti tidak mencintaimu. Acuhku, bukan berarti melupakanmu dan ketidakpedulianku bukan berarti benci.

Mungkin, kau akan sedikit marah dengan sikapku ini, tapi kelamaan kau akan mengerti. Mungkin juga kau akan menghapus nomor telfonku dari kontakmu, tapi itu lebih baik jika kita terus saja berkomunikasi. Aku hanya ingin yang terbaik untumu, untuk kita.


 Moga kau tetap dalam dekapan hikmah, istiqomah dijalan dakwah dan jadilah wanita shaliha. 

Bagikan

Tulisan Lainnya

Ketidakpedulianku, adalah caraku mencintaimu.
4/ 5
Oleh

Tinggalkan kesan.