Jumat, 22 Mei 2015

Embun, kau begitu menyejukkan


Embun, kau begitu menyejukkan

Pagi hari ba’da shubuh udara pagi sangat segar untuk dihirup. Apalagi pemandangan yang tidak kalah mengasyikan ialah saat matahari masih malu-malu menampakkan sinarnya kepermukaan bumi. Hm... indah.

            Embun. Apa engkau pernah merasakan dinginnya? Apakah  engkau pernah merasakan pertama kali saat embun menyentuh permukaan kulit? Ha... sejuk bukan ^_^

Bagi penikmat embun, memanjakan kaki dengan menari-nari  di atas rumput yang penuh dengan embun pagi ialah sebuah kesenangan tersendiri. Ada sejuta rasa, saat embun itu menyentuh kulit, sejuk, segar, dingin bercampur menjadi rasa kebahagiaan. Senang bukan ^_^

            Mungkin bagi kita yang tinggal di perkotaan sedikit sekali bersentuhan dengan embun pagi. Apalagi jakarta, rerumputan dan taman hampir tiada. Embun tidak bisa lagi riang seperti biasa saat ia bermain diatas dahan, karena memang pohon sedikit tumbuh di sini.

            Buat kamu penikmat embun pagi, yuk beli tanaman dan menaruhnya di halaman depan, belakang atau bisa di samping rumah, dengan syarat di atasnya harus ada langit :D

           

Hm... embun, kau begitu menyejukan. ^_^

Bagikan

Tulisan Lainnya

Embun, kau begitu menyejukkan
4/ 5
Oleh

Tinggalkan kesan.