Rabu, 17 Agustus 2016

Mer(d)eka

Kemerdekaan Hakiki hanya ada pada Islam

Kemajuan bangsa adalah cita-cita bersama, kesejahteraan adalah keinginan seluruh  penduduk di Indonesia. Merdeka, merupakan satu kata yang membangkitkan semangat perjuangan untuk membebaskan diri dari kukungan penjajah.  Saat berbicara tentang kemerdekaan, maka harus kita lihat sudah sejauh mana bangsa ini berdiri di atas kaki sendiri dari segini ekonomi, pemerintahan, sumber daya alam, kebijakan dan lain semisalnya.

Merdeka-kah, bila sebagian besar sumber daya  alam milik bangsa ini dikuasi oleh asing?
disebut merdeka-kah bila masyarakat merasakan kesenjangan hidup antara si kaya dengan si miskin, ketika anak-anak penurus generasi ini masih sangat sulit untuk mengenyam pendidikan terbaik? Dan apakah sebenernya kita telah merdeka, saat kebijakan-kebijakan yang dibuat justru menekan rakyat dan merugikan bangsa?

Dikepala ini, masih menyimpan banyak pertanyaan tentang kemerdekaan yang dirayakan, apa yang sedang kita gembirakan kalau sejatinya bangsa ini belum benar-benar lepas dari penjajahan? Pun, apa hubungannya kemerdekaan dengan perlombaan?

            Merdeka, saat ini kurasa hanya dipunyai oleh si tuan yang memiliki banyak harta dan pejabat yang tidak peduli masyarakatnya. Merdeka, hanya milik mereka yang menjual aset serta mengorbankan masyarakat demi kepentingannya. Kita belum merdeka, selama masih ada mereka yang mengeruk kekayaan milik bangsa. Belum merdeka selama masih ada mereka yang membiarkan bangsa ini hancur karena keserakahannya.

            Ketika berbicara tentang kemerdekaan, maka sebagai muslim, kita harus melihatnya dari kacamata islam; Kemerdekaan adalah saat manusia bebas dari segala bentuk penjajahan, eksploitasi dan penghambaan kepada sesama manusia. Jika hal ini masih belum kita rasakan, maka sejatinya kita belum merdeka seutuhnya.

          Di sinilah Islam datang untuk membebaskan manusia dari segala bentuk penghambaan kecuali penghambaan hanya kepada Allah SWT. Islam datang untuk membebaskan manusia dari kesempitan dunia akibat penerapan aturan buatan manusia menuju kelapangan dunia. Islam juga datang untuk membebaskan manusia dari kezaliman agama-agama dan sistem-sistem selain Islam menuju keadilan Islam.

Kemerdekaan akan menjadi nyata di tengah kehidupan dan bisa dirasakan oleh masyarakat ketika hukum dan perundang-undangan yang dibawa oleh Islam itu diambil dan diterapkan untuk mengatur semua urusan kehidupan.

Kemerdekaan, hanya milik mereka yang menerapkan islam didalam kehidupan dan bernegaranya.

Bagikan

Tulisan Lainnya

Mer(d)eka
4/ 5
Oleh

Tinggalkan kesan.