Rabu, 07 Desember 2016

Duhai Ukhti Cantik



Kecantikan yang tidak dijaga, akan membawa petaka pada nantinya.
Ukthi.. betapa banyak sosok lelaki yang diam-diam mengagumimu, tak jarang, itu semua karena keindahan paras yang melekat jelas dalam lekukan wajah bertabur make up mahalmu. Izinkan aku sebagai lelaki normal memberikan pandangan, tentang kecantikan yang semestinya terjaga dari segala penglihatan lelaki yang bukan siapa-siapamu.

Harus ku akui, kau adalah makhluk ciptaanNya yang menghias indah dunia. Jadi wajar saja, bila ada ketertarikan antara lelaki dan wanita karena sudah menjadi aturan Allah yang menciptakan kita. Tetapi, bolehkah aku mengatakan, meski kau dan aku memiliki kertertarikan untuk saling melengkapi, ada hal yang perlu di jaga.

Tentang kecantikanmu misalnya, siapa yang tidak memalingkan wajahnya saat mungkin berpapasan denganmu atau secara tak sengaja melihat upload-an fotomu diberanda? Berkat parasmu yang memesona tak terjaga, kau berhasil melejitkan panah syaitan ke dalam mata setiap lelaki. Maka, jangan katakan ada Ikhwan pengganggu di inboxmu jika sebenarnya kaulah yang mengundang hasrat mereka untuk mengganggumu.

Duhai ukhti cantik.. telah banyak buku menuliskan, kecantikan semestinya tidak perlu di umbar, karena sebenar wanita bergelar muslimah tak semberang memperlihatkan, sebab ia bagian dari kehormatan. Maka apa yang menggerakkanmu untuk memamerkan?

Kau boleh saja mengatakan, tulisan ini terlalu menyudutkan dan tidak menjaga perasaan. Namun, perlu kau ketahui, terkadang hatimu perlu di gebrak agar memahami. Ini bukan tentang perasaan yang lembut, tetapi tentang kehormatanmu agar jangan sampai ia di renggut lantaran kecantikan yang diperlihatkan.

Duhai ukhti cantik, sebagaimana arti ‘ukhti’ adalah Saudara Perempuan. Kau adalah saudariku yang mesti ku jaga dengan sangat baik. Aku tidak ingin sesuatu yang buruk menimpamu, maka sedikit kusampaikan pengingat agar menjaga parasmu dari setiap mata yang bisa menimbulkan bencana akibat kecantikan yang tak terjaga.

Menurutku, kau harus menahan untuk tidak berdandan. Ya, aku serius. Berhentilah mempersolek wajah. Kecuali pada lelaki yang telah halal bagimu. Kau pernah mendengar Hadist Nabi  yang mengatakan fitnah terbesar adala wanita? Tidak bisa dipungkiri bahwa kecantikanmu bisa menjadi faktor fitnah amat celaka bagi lelaki.

Duhai ukhti cantik, kurasa tidak perlu seisi dunia ini tahu kalau kau memang cantik. Cukupkan dirimu dengan selalu berbuat baik. Karena lelaki yang shalih tidak memilihmu lantaran penampilan fisik, tapi dari jiwa yang memahami bahwa sebenarnya keindahan akhlak yang membuat engkau semakin menawan hati. ❤


Bagikan

Tulisan Lainnya

Duhai Ukhti Cantik
4/ 5
Oleh

Tinggalkan kesan.