Selasa, 20 September 2016

Hai Fans, Lihat Siapa yang di kagumi

Fans Fanatik, jangan jadi Pengekor

Dunia maya kini menjadi sorotan, khususnya untuk kawula muda, internet semakin cepat, upload dan menonton video tidak terlalu lama. Beda seperti beberapa tahun lalu internet masih lambat, serba lelet deh. Media sosial saat ini juga semakin menjamur, mungkin kalau ditulis nama-namanya bisa separuh halaman ini.

Sekarang, mudah untuk kita berekspresi menampilkan diri sendiri ataupun karya yang dibuat. Pun kini, mungkin privacy sudah sedikit bergeser ke arah public, karena semua yang berbau pribadi sepertinya harus diketahui orang lain.

Dari itu semua, dengan kemudahan berekspresi dan menampilkan karya, banyak pula bermunculan orang, mungkin artis maya, yang mempertampilkan sesuatu yang sebenarnya tidak pantas di konsumsi khalayak dari segi ucapan, tulisan, pakaian dan lain semisalnya. Dan seramnya  lagi adalah, mereka menjadi idola bagi sebagian kawula muda saat ini.

Media sosial memang sedang di gandrungi, dan pengguna aktif sebagian besar berasal dari kawula muda yang masih mencari jatidiri, jadi tidak menjadi soal ketika seorang pemuda yang mungkin agak ‘labil’ menemukan idolanya di sosial media kemudian ia ikuti cara bicara, pakaian hingga pergaulannya. Sangat baik dan alhamdulillah, jika yang di ikuti mencontohkan perbuatan ahsan, tetapi jika buruk?

Inilah permasalahan sebenarnya, ketika kita tidak mewaspadainya maka besar kemungkinan kita (kawula muda) akan terjebak pada pengekor sejati  suka ikut-ikutan tanpa peduli baik atau tidaknya.

Hai Fans, Lihat Siapa yang Kamu Kagumi.

            Merupakan sifat manusia mengagumi sesuatu. Ia juga merupakan bagian dari fitrah, Gharizah at Tadayyun. Kita boleh menyukai, tetapi mesti tahu siapa yang kita suka. Ini menjadi alasan dasar mengapa kita mengagumi seseorang ataupun yang lainnya. Apalagi saat berhubungan dengan ia yang kita kagumi.

          Tentu sebagai seorang muslim, kita harus menanamkan dalam hati bahwa Allah dan Rasulnya menempati posisi pertama dalam sanubari.

          Perihal idola atau mungkin kita biasa menyebutnya artis, kita rela menjadi fansnya bahkan sampai rela mengorbankan semuanya  asal yang di idolakan senang.

         Hai Fans, lihat siapa yang kamu kagumi  jika ia membawamu pada kelatahan berfikir, keburukan sikap, serta kerabunan masa depan, untuk apa kita ikuti, bukankah lebih baik acuhkan saja? Kita mungkin masih butuh panutan atau mungkin junjungan untuk menjadi tauladan, namun, Allah tlah memberitahukan bahwa Nabi Muhammad adalah suri tauldan terbaik. Pun misal, jika Rasulallah tidak bisa kita tiru, ada orang-orang shalih yang lebih pantas dijadikan pedoman sembari mengasah diri kita menjadi  seorang muslim yang istimewa, tentu di hadapan Allah pemilik Alam Raya.

          Juga harus kita ketahui, bahwa sejarah hanya mengenang para ‘pelaku’ bukan ‘fans,’ lalu kenapa tidak motivasi diri kita saja agar menjadi muslim yang baik dengan menebar kebermanfaatan untuk umat, jika ada seseorang yang terinspirasi dari perbuatan kita kemudian ia mengikutinya, bukankah kita akan mendapatkan pahala yang sama dengan dirinya? Nah, ini sangat pantas di coba. Bisa dibilang, artis untuk umat yang selalu mencontohkan kebaikan pada dirinya sendiri dan juga orang lain. 

Ini baru keren, beneran deh. 


Hai fans, yuk croscek siapa yang kamu kagumi. 

Bagikan

Tulisan Lainnya

Hai Fans, Lihat Siapa yang di kagumi
4/ 5
Oleh

Tinggalkan kesan.